You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
135 Hewan di Jaktim Divaksin Rabies
photo Nurito - Beritajakarta.id

135 HPR di Jaktim Divaksin Anti Rabies

Sebanyak 135 ekor hewan penular rabies (HPS) di Pondok Kopi, Pulogadung dan Cipayung divaksin anti rabies, Kamis (13/10). Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Hari Rabies sedunia.

Selain diberikan vaksin rabies, hewan peliharaan itu juga diberikan vitamin. Tujuannya agar ada daya tahan tubuh hewan dan terhindari rai penyakit rabies

Kepala Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Timur, Agung Priambodo mengatakan, di Pondok Kopi ada 58 ekor, Cipayung 29 ekor dan Pulogadung ada 48 ekor yang divaksinasi.

"Selain diberikan vaksin rabies, hewan peliharaan itu juga diberikan vitamin. Tujuannya agar ada daya tahan tubuh hewan dan terhindari rai penyakit rabies," kata Agung.

Vaksinasi HPR di Jakut Lampaui Target

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, pemberian vaksin ini sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit rabies. Biasanya penyakit ini timbul akibat gigitan hewan jenis anjing, kucing dan kera. Karenanya, pihaknya melakukan vaksinasi terhadap tiga jenis hewan tersebut.

"Pemberian vaksin ini selain untuk memperingati Hari Rabies sedunia juga untuk mencegah timbulnya penyakit rabies di masyarakat. Alhamdulillah Jakarta Timur sudah bebas rabies dan akan terus dipertahankan predikat ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5827 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2348 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2106 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1691 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1594 personNurito